Liburan adalah salah satu cara untuk melepaskan kejenuhan akibat rutinitas harian yang menyita banyak waktu. Jika Anda ingin merasakan liburan tanpa merasakan kebisingan dan ingin menikmati keindahan alam Indonesia, Anda wajib mengunjungi Matoa Resort yang berada di Sulawesi Selatan tepatnya di Jl. Pasir Putih No. 6, BIRA, Branto Bahari, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Saat sampai di Matoa Resort maka Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang bisa saja belum pernah Anda temukan di lingkungan sekitar. Tempat yang jauh dari kebisingan akan membuat waktu liburan Anda bersama keluarga, sahabat, ataupun orang terdekat menjadi lebih berkesan dari pada biasany. Bagaimana tidak, tempat ini hanya dapat dihuni oleh 17 pengunjung saja. Sehingga Anda akan merasa memiliki tempat ini seutuhnya.

Resot ini berdiri di tepi tebing dengan menghadap Pulau Likung. Dan anda juga dapat menikmati keindahan pantai https://republikwisata.com/ yang membuat Anda berdecak kagum sambil berenang, karena kolam renag yang sudah di desain menghadap ke laut. Untuk kamar penginapan tentu saja Anda tidak perlu khawatir akan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan.

Matoa Resot ini memiliki 7 kamar dengan kamar bergaya tradisional yang dilengkapi kelambu putih menjuntai serta desain yang sederhana, akan tetapi menampilkan kesan mewah. 7 (tujuh) kamar yang telah disediakan ini terdiri dari 2 (dua) kamar single, 2 kamar double, 2 kamar triple. Untuk harga yang dibandrol oleh resort ini mulai berada pada kisaran 1,7 juta – 2,5 juta per malamnya.

Beranjak meninggalkan pesona sang resort kota ini sudah berdiri sejak 4 Februari 1960 dengan Moto yaitu, Bulukumba Berlayar (Bersih Lingkungan, Alam yang Ramah). Ibu Kota dari Sulawesi Selatan ini memiliki luas wilayah 1.154,67 Km2 dengan 10 kecamatan, 27 kelurahan serta 109 Desa.

Wisata Bulukumba

Kawasan Adat Ammatoa

Kawasan Ammatoa adalah kawasan yang masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai dan budaya setempat yang jauh dari pola hidup modern seperti pada umunya. Ketika Anda memasuki kawasan budaya ini Anda akan bertemu dengan masyarakat di Desa Tana Toa yang selalu menggunakan pakaian dengan warna serba hitam dan uniknya seluruh masyarakat membangun rumah menghadap ke arah utara.

Kampung adat ini dipimpin oleh seorang yang diberikan gelar Amma Toa dengan masa kepemimpinan seumur hidupnya. Untuk mencapai kawsan yang kelestarian hutannya masih terjaga Anda harus menempuh jarak perjalanan sejauh 56 Km dari Bulukumba. Amma Toa terletak di kecamatan Kajang.

Pantai Pasir Putih Bira

Pesona alam Bulukumba kembali hadir dengan memberikan keindahan untuk Anda selama berlibur. Pantai Pasir Putih Bira wajib anda kunjungi jika sudah menapakan kaki di tanah Sulawesi Selatan. Selain dapat bermain air dan membuat istana pasir pengunjung juga dapat bermain banana boat, dan donut yang tersedia dikawasan ini. selain itu Anda juga dapat melihat sunset yang menawan di waktu petang tiba.

Untuk sampai ke kawasan wisata satu ini Anda harus melalui perjalanan yang cukup panjang sejauh 45 Km dari Kota Bulukumba. Tak perlu khawatir dengan perjalanan yang panjang, karena perjalanan anda akan berakhir dengan decak kagum akan keindahan di tanah Bulukumba.

Tebing Appralang

Wisata Tebing Appralang hadir bagi anda pecinta cliff jumping.

Tebing yang memiliki ketinggian 12 – 20 m ini selain menyuguhkan keindahan panoramanya dari ketinggian, Anda juga dapat merasakan sensasi cliff jumping. Tebing Apralang berada di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, dimana selama perjalanan anda akan melalui jalan setapak, beton, dan rerimbunan pohon jati yang berjejer rapi sepanjang jalan.

Anda dapat melakukan perjalanan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Namun, ada jalan yang sedikit curam sehinga Anda lebih disarankan melakukan perjalanan menggunakan motor. Untuk melakukan perjalan ke Tebing Apprang dengan menggunakan kendaraan roda dua ini Anda hanya perlu merogoh kocek kisaran 50.000-70.000. Tak jarang kawasan ini sering disamakan dengan raja ampat, dan nusa dua bali.

Terpanah akan keindahan disetiap sudut mata memandang, Bulukumba masih akan memberikan anda sensai yang berbeda dari kawasan wisata lainnya. Yang tentu saja akan membuat anda ingin kembali berkunjung di tanah Sulawesi Selatan ini. Belum lengkap rasanya jika berlibur tanpa mencicipi makanan khas di kota wisata yang dikunjungi.

Kuliner Khas Bulukumba

Bolu Peca

Bolu peca sama seperti bolu pada umumnya, uniknya bolu ini tampil dengan tahap akhir penyajian yang sedikit berbeda dari biasanya. Ciri khas dari bolu peca adalah setelah bolu jadi, bolu tersebut dimasukan kedalam caian gula merah hingga warna bolu berubah menjadi kecoklatan, setelah terlihat mulai berubah barulah ditiriskan. Bolupun siap untuk disantap saat bersantai bersama keluarga yang ditemani dengan secangkir kopi.

Bandang – Bandang

Kue Bandang – Bandang atau yang biasa disebut nagasari oleh masyarakat pada umunya merupaka kue basah yang dibungkus menggunakan daun pisang. Bukan hanya sekadar dibungkus daun pisang saja, tapi bahan utamanya juga dilengkapi dengan potongan pisang, yang dicampur dengan tepung terigu, tepung beras dan juga santan yang membuat kue basah ini menjadi guruh dan nikmat.

So, tunggu apalagi. Siapkan diri Anda, keluarga, sahabat dan orang terdekat utuk berlibur di surge kecil Bulukumba, Sulawesi Selatan yang dijamin akan membuat liburan Anda akan semakin berkesan.

Kunjungi Link Artikel Terkait:

Oleh-oleh Khas Manado

Oleh-Oleh Khas Padang

Oleh-Oleh Khas Ambon

Oleh-Oleh Khas Ternate

Oleh-Oleh Khas Lombok

Wisata Di Jawa

Objek Wisata Jawa Tengah

Wisata Banjarnegara

Wisata Banyumas

Wisata Purwokertoa